Entri Populer

Minggu, 04 Agustus 2013

MENGHILANGKAN SAKIT KEPALA.


MENGHILANGKAN SAKIT KEPALA. ILMAN SUISLO. S. Kep
 
Mengingat cukup banyaknya efek samping dari penggunaan obat sakit kepala, ada baiknya mencoba pengobatan non-obat yang alami yang dapat membantu mencegah serangan atau bahkan mengobati sakit kepala. Kami menyadur dari www.faqs.org yang telah mengumpulkan informasi tentang pengobatan alami tersebut, dan kebanyakan pengobatan yang diinformasikan berikut terbukti efektif, dan umumnya punya dasar teori yang berhubungan.
“The Doctor of the Future will give no Medicine but will Interest his Patients in the Care of the Human Frame, in Diet, and in the Cause and Prevention of Disease…”
Thomas A. Edison
Pengobatan alami umumnya tidak memiliki efek samping. Sering kali
beberapa pengobatan alami dapat dilakukan secara bersamaan. Jika satu pengobatan dapat mengurangi nyeri kepala, makapengobatan yang lain dapat membantu mengurangi atau bahkan menghilangkan nyeri kepala yang timbul.
Perlu diingat bahwa tidak semua pengobatan ini efektif pada setiap orang. Efek yang dirasakan pun mungkin berbeda. Beberapa pengobatan bisa jadi malah menambah rasa sakit kepala, danbeberapa pengobatan mungkin malah tidak berefek sama sekali. Anda boleh memutuskan untuk mencoba beberapa metode pengobatan dan memilih metode terbaik untuk Anda.
1. Untuk Efek Segera
Tindakan pengobatan di bawah ini dilakukan untuk menghilangkan atau mengurangi nyeri saat sakit kepala menyerang.
·         Mandi dengan cara menyiram tubuh atau dengan shower
·         Istirahat, berbaring di ruangan gelap
·         Hindari lampu terang atau nyala lampu yang menyilaukan
·         Taruh sesuatu yang dingin di bagian belakang leher, seperti handuk yang dingin dan basah; atau taruh bergantian antara handuk dingin dan handuk hangat di tempat nyeri
·         Taruh kompres dingin di kening, sambil merendam kaki di wadah berisi air hangat
·         Minum air atau jus buah alami, terutama jus tomat
·         Apabila Anda belum makan sama sekali, coba konsumsi makanan atau minuman yang bergizi
·         Pijatlah wajah, kepala, leher, bahu dan punggung Anda agar otot-otot lebih rileks.
Pemijatan sederhana
·         Tekan dua titik pressure di bagian belakang leher yang berjarak kira-kira dua inci, terletak tepat di bawah tengkorak, satu sampai dua menit. Tindakan ini dapat melepaskan endorphin yang dapat membantu melegakan nyeri.
·         Pijat atau tekan bagian berdaging antara ibu jari dan jari telunjuk.
·         Tekuk pelan-pelan kepala Anda ke kanan atau ke kiri untuk meregangkan otot-otot leher. Pijat dan rileks-kan otot-otot yang tegang.

·         Hindari sumber stress.
·         Hindari berolahraga saat sakit kepala jika olahraga tersebut menambah nyeri pada kepala dan leher.
·         Minum vitamin C, vitamin B6, choline, triptofan, serta niacin dan/atau magnesium
2. Pengobatan ala Chiropraktik 
Menurut kaidah chiropraktik, sakit kepala kadangkala disebabkan oleh bergesernya tulang belakang dari tempatnya, tapi karena pergeseran ini sangat sedikit biasanya tidak terdeteksi. Pergeseran ini bisa jadi disebabkan karena mengangkat barang yang berat atau posisi duduk yang salah yang bisa mengganggu syaraf-syaraf di tulang belakang sehingga menyebabkan sakit kepala. Chiropractor (praktisi chiropraktik) biasanya mengobati sakit kepala dengan mendorong tulang-tulang tersebut secara perlahan untuk mengembalikan posisinya.
·         Metode yang dapat melegakan sakit kepala yang disarankan oleh chiropractor adalah dengan melakukan peregangan otot leher ke kiri dan ke kanan secara perlahan dan lembut (peringatan : jangan melakukan gerakan berputar!). Hindari duduk dengan kepala tertunduk dalam waktu yang lama dan berbaring telentang dengan kepala disangga bantal. Jika hendak memakai bantal sebaiknya gunakan bantal yang dapat menyangga leher tapi tidak menyangga kepala terlalu tinggi. Saat berbaring miring, gunakan bantal untuk menyangga kepala dan leher. Saat duduk, contohnya bekerja dengan computer, sering-seringlah mengubah posisi duduk dan cermati apakah ada otot bahu yang tegang saat menyangga tangan.

3. Biofeedback 
Dengan biofeedback, seseorang akan belajar mengendalikan fungsi tubuh yang diatur oleh syaraf tak-sadar, misalnya detak jantung. Beberapa fungsi tubuh seperti otot tegang, telapak tangan yang dingin dan dilepaskannya hormon-hormon dalam darah seperti adrenalin adalah kendali syaraf tak-sadar yang terlibat dalam sakit kepala.
Biofeedback berarti memanfaatkan informasi yang tersedia oleh tubuh yang dikendalikan oleh syaraf tak sadar, lalu secara sadar informasi-informasi tersebut dirubah agar sesuai dengan kehendak kita. Apabila hal ini dilatih terus menerus, orang akan terbiasa mengatur fungsi tubuhnya agar bekerja sesuai kehendaknya.
Fase I pada migrain mirip dengan respon tubuh terhadap rasa takut. Pada fase I, darah dari tangan dan kepala mengalir ke otot besar. Tangan, terutama ujung-ujung jari akan menjadi dingin karena darah tertarik keluar. Perasaan bingung atau ketidakmampuan untuk berpikir jernih yang muncul dalam fase I mirip dengan rasa takut. Rasa nyeri akan muncul di fase II, ketika pembuluh-pembuluh darah kepala dan leher over-reaksi dan melebar kembali ke bentuk yang lebih besar daripada ukuran normal. Sakit kepala ini dapat dicegah dengan menurunkan tingkat keparahan fase I yang kemudian dapat mencegah terjadinya fase II.

Tingkat hormon dalam darah yang menyebabkan kontraksi pembuluh-pembuluh darah, seperti serotonin dan adrenalin, bisa dikendalikan dengan biofeedback, misalnya dengan memikirkan hal-hal yang bersifat rileks dan menyenangkan. Kadar serotonin dapat dimonitor dengan memeriksa temperatur pada jari dan tangan misalnya dengan menggunakan thermometer atau dengan menempelkan telapak tangan pada pipi. Jika tangan terasa hangat atau panas, artinya sudah sesuai dengan suhu tubuh. Apabila hal ini sering dilakukan, lama-lama orang akan menemukan tehniknya sendiri-sendiri dalam mengendalikan fungsi tubuhnya.
~selamat mencoba..semoga bermanfaat~

LUKA BAKAR


Penanganan Luka Bakar, ILMAN SUSILO, S. Kkep

Berikut ini beberapa tips yang dapat dijadikan pedoman untuk menangani luka bakar :
Untuk luka bakar ringan dan sedang :
1.     Penanganan yang tepat adalah langsung disiram, direndam, atau diletakkan dibawah aliran air selama beberapa menit. Dapat juga dikompres dengan handuk yang terlebih dahulu dibasahi air dingin. Jangan gunakan es batu atau air dingin. Cukup dengan air biasa untuk mengurangi panas pada kulit. Sesudah itu, oleskan lotion antibakteri untuk mencegah infeksi. Tutuplah daerah yang terkena dengan bandage steril dan kering.
2.     Jangan sekali-kali mengobati luka bakar dengan mempergunakan mentega, minyak, garam, kecap, air kapur, pasta gigi dan lain sebagainya. Bahan-bahan tersebut bisa mengakibatkan terjadinya infeksi.
3.     Jauhkan penderita dari sumber panas. Andaikan ia terjilat api, ingatkan dia untuk berguling-guling, bukannya berlari karena tindakan ini justru akan membesarkan nyala apinya. Siram penderita dengan air atau selimuti dengan kain basah
4.     Jangan memecahkan gelembung kulit yang timbul akibat luka bakar, untuk mencegah terjadinya infeksi.
5.     Jangan membalut luka dengan kapas absorbent karena akan melekat pada luka. Untuk luka bakar ringan dan sedang, tutup luka dengan balutan kering.
6.     Pada masa penyembuhan, usahakan tidak menggaruk bekas luka. Hal tersebut akan menimbulkan luka cacat/parut di kulit.
7.     Hindari kontak sinar matahari pada masa penyembuhan, karena mengakibatkan jaringan kulit baru rusak.
8.     Untuk luka bakar akibat terkena zat kimia, harus segera dicuci dengan air sebanyak-banyaknya. Lebih baik lagi mencucinya di bawah kran air.
9.     Segera ke Unit Gawat Darurat bila terjadi luka bakar pada muka, sendi, atau alat kelamin, atau telah mengalami gangguan sesak napas akibat kebakaran.

Sementara itu untuk menolong korban luka bakar berat :
1.     Segera bungkus penderita dengan kain bersih, dan bawa ke rumah sakit.
2.     Buka baju penderita dengan hati-hati, yaitu dengan cara menggunting baju yang melekat pada luka bakar. Jangan menariknya.
3.     Bila penderita sadar, berikan larutan Moyen, yaitu campuran 1 liter air + 5 gram garam dapur (NaCl) + 4 gram soda kue (NaHC03). Berikan sedikit-sedikit agar pasien tidak muntah.
4.     Jika penderita kehilangan kesadaran, periksa pernafasan dan denyut nadinya. Apabila ada gangguan, lakukan resusitasi jantung paru dan pernafasan buatan.

Menangani kecelakaan akibat terkena aliran listrik :
1.     Yang pertama-tama harus dilakukan adalah memutuskan aliran listrik itu selekas mungkin.Putuskan alirannya dengan menarik steker dari kontaknya atau melepaskan sekering.
2.     Lalu lepaskan penderita dari barang yang mengandung aliran listrik dengan mempergunakan benda yang tidak menghantar aliran listrik. Misalnya; sepotong dahan kering atau papan.
3.     Penolong pun harus terisolasi, misalnya dengan berdiri di atas papan kering, tumpukan koran atau pakaian kering.
4.     Setelah kontak dengan aliran listrik terputus, segera periksa pernafasan dan denyut jantung korban. Sementara memanggil dokter, segera lakukan resusitasi jantung paru jika denyut jantung tak terasa. Sumber : wrm-indonesia.org

sertifikat


SERTIFIKAT
Menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada :


 

SEBAGAI PESERTA
DALAM KEGIATAN LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN (LDK) REMAJA MASJID BABUL HUDA BENTENG GALUNG
DI BENTENG, TANGGAL 22 – 28 JULI 2013
Tema : MEMBANGUN ETOS KEPEMIMPINAN RASULULLAH YANG BERPRESTASI, BERBASIS
         BUDAYA LOKAL DAN BERWAWASAN GLOBAL UNTUK GENERASI BANGSA
REMAJA MASJID BABUL HUDA BENTENG GALUNG
                                                                                                                                                                                                                                                                                              Benteng, 29 Juli 2013        

                                            KETUA DPC BKPRMI                    KETUA REMAJA MASJID             KETUA PANITIA
                                                 KAB. PINRANG                                   BABUL HUDA



                                     H. ALIMUDDIN BUDUNG, S. Hi             ILMAN SUSILO, S. Kep               ADNAN THAMRIN